Cara Mengembangkan Graphical User Interface (GUI)

Mengembangkan Graphical User Interface (GUI)

Graphical User Interface (GUI) - Sistem komputer membutuhkan antarmuka pengguna. Antarmuka pengguna grafis menjadi sangat populer karena kemudahan penggunaannya. Pelajari tentang elemen antarmuka pengguna dan bagaimana antarmuka dikembangkan untuk meningkatkan kegunaan aplikasi perangkat lunak.

Interface = antarmuka

Antarmuka Pengguna Grafis

Semua sistem komputer membutuhkan beberapa bentuk antarmuka pengguna sehingga komputer dan manusia dapat berkomunikasi. Jenis antarmuka yang paling banyak digunakan untuk sistem komputer saat ini adalah antarmuka pengguna grafis, atau di sebut juga GUI.

Antarmuka pengguna grafis menggunakan elemen visual yang menyajikan informasi yang tersimpan dalam komputer dengan cara yang mudah dipahami. Unsur-unsur ini memudahkan orang untuk bekerja dengan dan menggunakan perangkat lunak komputer. GUI menggunakan windows, ikon, dan menu untuk menjalankan perintah, seperti membuka file, menghapus file dan memindahkan file. Perangkat lunak GUI jauh lebih mudah digunakan daripada perangkat lunak command line karena tidak perlu mengetik dan menghafal perintah individu.

Graphical User Interface (GUI)
Graphical User Interface (GUI)

Elemen grafis yang paling umum ditunjukkan oleh WIMP: window, icon, menu, dan pointer. Jendela adalah area pada layar yang menampilkan informasi. Isi jendela ditampilkan secara terpisah dari sisa layar. Seperti yang mungkin Anda duga, sistem operasi Windows mendapatkan namanya dari penggunaan jendela. Ikon adalah gambar kecil yang mewakili objek, seperti program atau file. Anda bisa memanipulasi ikon dengan berbagai cara. Misalnya, klik dua kali ikon membuka program atau file. Menu menyediakan daftar pilihan bagi pengguna. Pilihan dipilih menggunakan mouse atau perangkat penunjuk lainnya. Menu menunjukkan apa yang mungkin terjadi dalam perangkat lunak dalam hal perintah dan fungsi. Penunjuk adalah simbol pada layar yang mewakili gerakan perangkat yang dikendalikan pengguna untuk memilih jendela, ikon, dan menu.

Keempat elemen ini telah mendominasi desain antarmuka pengguna sejak diperkenalkan pertama kali pada pertengahan tahun 1980an. Baru-baru ini, perangkat seluler, seperti ponsel cerdas dan tablet, telah mulai menggunakan elemen ini dengan cara baru karena kendala di ruang dan perangkat masukan yang tersedia. Teknologi layar sentuh telah memperkenalkan interaksi baru seperti mencubit dan memutar, yang tidak didukung oleh perangkat input tradisional.

Pentingnya Desain Interface

Merancang antarmuka pengguna yang baik sangat penting bagi keberhasilan sebuah sistem. Antarmuka pengguna yang baik mendorong interaksi yang mudah dan alami antara pengguna dan sistem. Idealnya, pengguna bisa lupa bahwa dia menggunakan komputer dan melanjutkan dengan apa yang ingin dilakukannya.

Sementara antarmuka yang tampak licin mungkin sangat keren, perhatian utama ketika menyangkut desain antarmuka pengguna adalah kegunaan. Kegunaan didefinisikan dalam standar ISO resmi sebagai 'sejauh mana suatu produk dapat digunakan oleh pengguna tertentu untuk mencapai tujuan yang ditentukan dengan efektivitas, efisiensi, dan kepuasan dalam konteks penggunaan yang ditentukan.' Apa artinya dalam istilah praktis adalah bahwa antarmuka yang dirancang dengan baik harus berkontribusi sebagai berikut:

Learnability: Seberapa mudah bagi pengguna untuk menyelesaikan tugas pokok?
Efisiensi: Seberapa cepat mereka bisa melakukan tugas?
Memorability: Seberapa mudah pengguna bisa membangun kemahiran?
Kesalahan: Berapa banyak kesalahan yang dilakukan pengguna?
Kepuasan: Seberapa menyenangkan menggunakannya?

Desain antarmuka pengguna sangat penting bagi keberhasilan suatu sistem, dan harus menjadi bagian dari konsep desain asli untuk sistem.

Pengembangan Interface

Desain antarmuka pengguna memerlukan pemahaman yang baik tentang kebutuhan pengguna. Proses perancangan antarmuka pengguna yang khas mengikuti langkah-langkah berikut:

Mengumpulkan persyaratan fungsionalitas - Fungsi apa yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pengguna?
Analisis pengguna - Siapa pengguna potensial sistem, dan tingkat keahlian mereka?
Arsitektur informasi - Bagaimana sistem akan digunakan dalam proses bisnis?
Prototyping - Ini terdiri dari versi sederhana dari antarmuka dengan beberapa fitur utamanya.
Kegunaan pengujian - Ini terdiri dari pengguna terpilih yang mencoba prototipenya.
Desain antarmuka grafis - Mengembangkan tampilan dan nuansa aktual dari GUI akhir.


Subscribe to receive free email updates: